Selasa, 07 Januari 2014

Kondisi fisik wilayah dan penduduk indonesia

A.      PENGARUH LETAK GEOGRAFI INDONESIA TERHADAP KONDISI ALAM DAN PENDUDUK
Pengertian letak geografi adalah suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Letak Indonesia yang diapit dua benua, benua Asia dan Australia, dan dua samudra, samudra Hindia dan Pasifik berpengaruh besar terhadap
1.       Pengaruh letak geografis terhadap kekayaan alam
a.       Wilayah indonesia beriklim laut, karena negara kepulauan sehingga banyak memperoleh pengaruh angin laut yang mendatangkan banyak hujan.
b.      Indonesia memiliki iklim musim, yaitu iklim yang di pengaruhi oleh angin muson yang berhembus setiap 6 bulan sekali berganti arah, menyebabkan musim kemarau dan hujan di Indonesia.
2.       Pengaruh letak geografi terhadap keadaan penduduk
a.       Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing.
b.      Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga memiliki banyak mitra kerja sama.
c.       Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di indonesia cukup ramai, sehingga menunjang perdagangan di indonesia dan menambah sumber devisa negara.
B.      PENGARUH LETAK ASTRONOMI INDONESIA
Letak astronomis adalah suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujurnya. Berdasarkan letak astronomisnya, Indonesia berada di antara 6o LU – 11O LS dan antara 95o BT-141o BT.
1.       Garis lintang
Garis lintang merupakan garis khayal pada peta atau globe yang sejajar dengan khatulistiwa. Dari hal ini menyebabkan Indonesia beriklim tropis dengan ciri- ciri :
a.       Memiliki curah hujan yang tinggi
b.      Memiliki hujan hutan tropis yang luas dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi
c.       Menerima penyinaran matahari sepanjang tahun
d.      Banyak terjadi penguapan sehingga kelembapan udara cukup tinggi.
2.       Garis bujur
Garis bujur adalah garis khayal pada peta atau globe yang menghubungkan kutub utara dan selatan bumi. Garis bujur dipergunakan untuk menentukan waktu suatu daerah.
Indonesia memilik 3 daerah waktu, yaitu :
a.       Daerah Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB)
b.      Daerah Waktu Indonesia Bagian Tengah (WITA)
c.       Daerah Waktu Indonesia Bagian Timur (WIT)
C. HUBUNGAN LETAK GEOGRAFIS DENGAN PERUBAHAN MUSIM DIINDONESIA                Adapun musim penghujan berlangsung antara bulan oktober sampai april. Terjadinya perubahan musim ini disebabkan oleh terjadinya peredaran semu matahari setiap tahun.
1.       Peredaran semu mataharoi tahunan
                Peredaran semu matahari adalah Gerakan semua matahari dari khatulistiwa menuju garis lindang balik utara 23 ½o , kembali ke khatilstiwa dan bergeser menuju kegaris lintang balik selatan 23 ½o LS dan kembali ke khatulistiwa. Akibar dari perputaran bumi yang mengelilingi matahari tersebut, maka mengakibatkan terjadinya pergeseran semu letak terbit atau terbenamnya matahari.
2.       Tebentuknya Angin Muson
Salah satu akibat dari peredaran semu tahunan matahari adalah terjadinya perubahan gerakan angin yang dikenal dengan nama angin muson. Angin muson adalah angin yang bertiup setiap enam bulan sekali dan selalu berganti arah
a.       Angin Muson BaratBertiup setiap bulan Oktober sampai Maret, maka angin tersebut mengandung uap air yang banyak sehingga pada bulan oktober sampai maret di Indonesia terjadi musim penghujan.
b.      Angin Muson TimurBertiup mulai bulan April sampai September, angin melewati gurun yang luas di Australia, sehingga Indonsia saat itu mengalami musim kemarau.
D.      PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA
Curah hujan yang cukup tinggi di daerah tropis mengakibatkan suburnya berbagai jenis tanamahn.
Faktor yang mempengaruhi persebaran Flora daj Fauna :
1.       Faktor bentang alam  atau relief tanah,
2.       Faktor manusia
3.       Faktor iklim, mencakup curah hujan, temperatur udara, angin, dan kelembapan udara,
4.       Faktor tanah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar